Selasa, Mei 11, 2021

Pembangunan Jalan Tol Patimban-Cipeundeuy Terkendala Dana, Konsorsium Mau Ngutang Dulu Ke Jepang

SERING DIBACA

Tak Pandang Bulu Pengendara Moge Diputar Balik Di Pospam Tangkuban Perahu

Subang - Pos penyekatan Tangkuban Parahu  semakin memperketat penjagaan di perbatasan antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat . Satu...

Jas Merah Bang Ara Disambut Gembira di Dapil SMS

SUBANG- Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota DPR RI 3 Periode di Dapil SMS (Subang, Majalengka, Sumedang) Maruarar Sirait...

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak Dikolong Flyover Pamanukan

SUBANG - Sesosok mayat erempuan tanpa identitas ditemukan di kolong Flyover Pamanukan. Mayat perempuan tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa...

Pembangunan jalan tol akses Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat mengalami kendala dalam masalah pembiayaan proyeknya. Alhasil, opsi meminjam uang dari Jepang akan dipertimbangkan.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan badan usaha yang memprakarsai jalan tol ini kemungkinan akan kesulitan untuk membiayai pembangunannya.

“Memang ini ada hambatan kemampuan finansial dari badan usaha yang belum mendukung,” kata Hedy dalam public expose Pelabuhan Patimban, Kamis (7/1/2021).seperti dilansir dari laman finance.detik.com

Solusi yang kemungkinan besar akan dipertimbangkan untuk Patimban adalah menempuh opsi pembiayaan pembangunan proyek jalan tol dengan pinjaman uang dari pihak Jepang. Hal itu akan dilakukan melalui lembaga JICA.

“Jadi kemarin kami izin pak Menhub kita koordinasi ke JICA untuk kemungkinan opsi dengan loan JICA, dan pelaksananya Kementerian PUPR. Lalu nanti, dilelangkan operasionalnya,” ujar Hedy.

Hedy menjelaskan pihaknya akan membangun jalan tol sepanjang 37 km. Investasinya kurang lebih akan sebesar Rp 7 triliun, atau tepatnya Rp 6,94 triliun. “Jadi ini akan direncanakan bangun jalan tol, panjangnya 37 km. Saat ini statusnya sudah selesai FS-nya, investasi sekitar Rp 7 triliun,” ujar Hedy.

Dalam paparan Hedy, dijelaskan nilai investasi tepatnya Rp 6,94 triliun, dengan total biaya konstruksi sebesar Rp 5,07 triliun. Rencananya, tarif yang akan dipatok sebesar Rp 1.700 per km, dengan total kecepatan rata-rata kendaraan 100 km/jam.

Jalan tol untuk akses Patimban ini akan diprakarsai konsorsium yang terdiri dari badan usaha jalan tol swasta dan BUMN. Mulai dari PT Jasa Marga, PT Surya Semesta Internusa, PT Daya Mulia Turangga, dan PT Jasa Sarana.

Hedy menjelaskan jalan tol akses Pelabuhan Patimban akan dibangun tersambung dengan tol Cikopo-Palimanan aliad Cipali. Pintu masuknya ada di KM 89.

“Trasenya itu mulai dari KM 89 di Cipali, kemudian nanti exit di dua titik. Jadi di ujungnya ada junction,” ujar Hedy

Wartawan : AHYANURDIN

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU