Sabtu, Juni 19, 2021

Pembangunan Tahap II Pelabuhan Patimban Butuh Lahan 500 Hektar dan Akan Serap Tenaga Kerja 51 Ribu

SERING DIBACA

Covid-19 Meningkat! Dinkes Subang Akan Sulap RUANG BERSALIN di 17 Puskesmas Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Hari Ini Jumat(18/6/2021)! 238 Orang Warga Subang Terpapar Covid-19 & 5 Orang Meninggal Dunia.

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Pemkab Subang Kembali Berlakukan PPKM! Hajatan Maximal Dihadiri 50 Orang, Tempat Hiburan & Wisata Ditutup Sementara

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang terus meningkat di Bulan Juni 2021 ini. Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19...

 

SUBANG – Plh.Sekda Asep Nuroni., S.Sos., M.Si menghadiri rapat pembahasan pengadaan tanah Pelabuhan Patimban secara virtual di Ruang Segitiga Pendopo Kabupaten Subang, Jum’at 22 Januari 2021.

Rapat yang digagas oleh Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi secara zoom meeting tersebut hadir pula Kepala Kantor Pertanahan BPN Kabupaten Subang serta pihak dari KSOP Patimban juga unsur kecamatan maupun desa.

Perwakilan dari Deputi KPPIP Suroto mengatakan bahwa dengan adanya Pelabuhan ini Daerah bisa menyerap anggaran serta tenaga kerja karena Pelabuhan Patimban ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 43,22 triliun dan kebutuhan lahannya seluas 369,5 Ha.

Ditemui usai menghadiri rapat tersebut Plh.Sekda mengatakan bahwa Pihak Pemerintah Daerah bersyukur dengan adanya Pelabuhan Pelabuhan Patimban

“Adanya Pelabuhan Internasional Patimban akan sangat membantu perkembangan daerah, terlebih proses pembangunan tahap pertama sudah selesai pada tanggal 20 Desember 2020″ujar Asep Nuroni

Dirinya pun menambahkan, usai pembangunan tahap pertama tersebut, berharap ditahap kedua nanti bisa berjalan dengan lancar.

“Untuk Tahap 2 Insya Allah akan dilaksanakan dengan menggunakan lahan seluas 500 Ha tanah sebagai Rest Area. Tentunya ini adalah sebuah proyek strategis nasional dan pemerintah daerah sangat mendukung. “Imbuhnya.

Dikatakan Asep Nuroni, dalam proyek strategis nasional tersebut, ini perlu diketahui sebelumnya bisa menyerap tenaga kerja 51 ribu

“Pemerintah daerah berharap serta mengusulkan ke Pusat persentasenya bisa naik ke angka 70 ribu dengan pekerja dari daerah Subang.” Pungkasnya.

Wartawan : AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU