Beranda Pariwisata Lomba Agustusan, Camat, Kapolsek & Danramil Pamanukan Main Gatrik

Lomba Agustusan, Camat, Kapolsek & Danramil Pamanukan Main Gatrik

306
0

 

PAMANUKAN, Patimbannews.com – Ragam kegiatan dilakukan masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2018 Besok. Tak mau kalah dengan masyarakat umum, Muspika Pamanukan juga menggelar berbagai perlombaan tradisional. Jumat (16/8/2019) Pagi di lapangan Alun-alun Kantor Kecamatan Pamanukan

“Perlombaan permainan tradisional seperti Gatrik, dan lain – lain, yang persertanya saya sendiri selaku camat, Pak Kapolsek dan pak Danramil serta ibu-ibu PKK”ujar Camat Pamanukan Drs.M.Rudi,MM

Dikatakan Camat, tujuan kami mengadakan perlombaan permainan tradisional sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan tradisional kita semasa kecil yang kini semakin dilupakan terutama oleh generasi muda, akibat terkikis pemkembangan jaman dan ekspansi budaya asing.

“Perlombaan bukan semata untuk mencari juara, namun sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi antara muspika, jajaran pemerintah desa dengan masyarakat”katanya

Dalam perlombaan permainan tradisional Sunda tersebut, para peserta baik ibu-ibu PKK, Camat,Kapolsek dan Danramil terlihat antusias mengikuti jalannya lomba

Keseruan terjadi pada saat Kapolsek dan Danramil serta Camat main Gatrik bareng

“Seru udah puluhan tahun baru main Gatrik lagi”ujar Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan

Permainan ini mengingatkan kita pada masa kecil dulu dan sekarang permainan seperti ini sudah jarangkita lihat lagi dimainkan oleh anak-anak kita akibat makin tergerus oleh permainan modern

“Mudah-mudahan dengan diadakannya permainan tradisional seperti Gatrik ini walaupun hanya disaat moment agustusan, setidaknya kita masih tetap ingat dan tak melupakan permainan tradisional yang pernah kita mainkan waktu kecil dulu”ucapnya

Sementara itu Danramil Pamanukan Kapt.Inf.Asep Ruhiyat berharap permainan tradisional ini bisa terus dilestarikan agar tidak punah

“Banyak cara untuk melestarikan dan mengenalkan kembali permainan Tradisional ini kepada anak-anak, misalnya Disdikbud Subang bisa menjadikan permainan tradisional ini kedalam pelajaran muatan lokal disekolah TK dan SD”ujarnya

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini