Sabtu, Juni 19, 2021

Pemkab Subang Larang Warga Shalat Idul Fitri di Lapangan Terbuka & Dilarang Bersalaman

SERING DIBACA

Covid-19 Meningkat! Dinkes Subang Akan Sulap RUANG BERSALIN di 17 Puskesmas Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Hari Ini Jumat(18/6/2021)! 238 Orang Warga Subang Terpapar Covid-19 & 5 Orang Meninggal Dunia.

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Pemkab Subang Kembali Berlakukan PPKM! Hajatan Maximal Dihadiri 50 Orang, Tempat Hiburan & Wisata Ditutup Sementara

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang terus meningkat di Bulan Juni 2021 ini. Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19...

 

SUBANG – Pemkab Subang Melarang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di lapangan terbuka dan hanya memperbolehkan di Masjid dan Mushola. Selain itu jumlah jamaah juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas Masjid.

Terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri, Pemkab Subang sudah mengeluarkan Surat Edaran . Dalam surat edaran Bupati Subang nomor 03/880/Kersa, terdapat 7 point penting yang harus diketahui masyarakat dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri

1. Bagi masyarakat yang inging shalat berjamaah di mesjid atau musala, hanya boleh dilakukan dengan 50 persen daya tampung.

2. Imam wajib memperpendek bacaan surat dan khutbah dalam salat ied, agar shalat atau kerumunan bisa cepat selesai.

3. Jamaah wajib memncuci tagan baik sebelum masuk maupun keluar dari mesjid.

4. Menggunakan masker

5. Suhu tiap jamaah harus di cek sebelum masuk mesjid

6. Shaf salat diatur dengan jarak antar jamaah seluas satu meter.

7. Tidak bermusafahah atau berjabat tangan.

Itu dia beberapa point penting panduan salat ied bagi masyarakat Subang, mushafahah atau berjabat tangan yang merupakan realisasi dari saling meminta maaf, dimasa pandemi ini justru tidak boleh,

Kita cukup memberikan isyarat saya tanpa harus menyentuh untuk meminta maaf.

Edaran tersebut juga merujuk pada Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2021 tentang pelaksanaan salat Idul fitri dimasa pandemi COVID-19.

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU