Senin, April 19, 2021

Polres Subang Bekuk Pelaku Penjual Pupuk Bersubsidi

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

 

 

Subang- Ditengah susahnya petani mendapatkan pupuk pada masa pandemi Covid 19 hal ini justru dimanfaatkan oleh Nurlaeli 39 Tahun warga Binong Subang menjual belikan pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK Ponska secara ilegal.

Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto S.H di dampingi Waka Polres Kompol Doni Eka Wicaksono Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Mutaqin serta IPDA M.Raka Dwi Darma S.Trk dalam Konferensi Pers mengatakan bahwa berdasarkan laporan masyarakat pada tanggal 17 September 2021bahwa di salah satu kios pupuk Elya Tani di Desa Cicadas Binong dilaporkan bahwa adanya penjualan pupuk bersubsdi jenis Urea dan NPK Ponska secara tanpa hak .

Dalam kios tersebut polisi menemukan puluhan karung pupuk bersubsidi jenis NPK Ponska dan Urea yang siap di jual belikan atau di edarkan.

Kapolres Menambahkan dalam kasus ini tersangka di jerat dengan pasal 6 ayat 1 huruf (b) Jo pasal 1 sub 3 (e) UU Darurat RI no 7 Tahun 1955 tentang pengusutan ,penuntutan,dan peradilan tindak pidana ekonomi Jo pasal 21 ayat (2) Pemendag RI No.15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor Pertanian jo pasal 2 ayat (1) dan pasal (2) peraturan Presiden RI Nomor 15 Tahun 2011 tentang perubahan atas peraturan presiden No 77 Tahun 2005 tentang penetapan Pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan

Dalam pengungkapan kasus ini Polisi berhasil mengamankan sebanyak 50 karung pupuk Urea dan NPK Ponska dengan masing masing karung berisi 50 kg.Ungkapnya

Tambah Kapolres tersangka diancan dengan hukuman Pidana selama 2 Tahun atau denda sebesar Rp.3juta .Pungkasnya

Feri Kosasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU