Polres Subang Ringkus 6 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Pantura

0
848
Foto: Sosok 6 orang pelaku penyalahgunaan narkoba digiring Satnarkoba Polres Subang

 

SUBANG – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Subang, berhasil meringkus 6 orang pelaku penyalahgunaan Narkoba selama bulan September sampai minggu ke satu pada bulan November 2021. Dari 6 tersangka tersebut, 2 tersangka merupakan resedivis

Ke 6 tersangka yang berhasil diringkus, salah satunya berprofesi sebagai PNS. Dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari Ganja, Sabu-sabu, dan obat terlarang lainnya.

Dalam Pers release-nya Kapolres Subang, AKBP Sumarni, mengatakan bahwa 6 tersangka penyalahgunaan narkoba tersebut berhasil diringkus di beberapa tempat dengan sejumlah barang bukti

” Ke 6 tersangka berhasil kita amankan di beberapa wilayah seperti wilayah Pamanukan, Tambakdahan, Pagaden, Ciasem dan di Wilayah Subang Kota” ujar Kapolres

Adapun jenis barang bukti yang berhasil kita amankan dari para tersangka tersebut berupa ganja sabu dan obat-obatan terlarang

” Sabu sebanyak 69 gram, ganja 11 gram, bong atau alat hisap, pipet kaca 3 buah, 2 buah korek api, hexymer 12.400 butir dan tramadol 1.900 butir” kata Kapolres Subang

Akibat perbuatanya, ke 6 tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Subang dan terancam Undang-undang RI no 35 tahun 2019 tentang Narkotika

“Tersangka pengguna narkotika jenis sabu pasal 114 ayat 2 jo 112 ayat 2 dengan acaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5-6 tahun dan paling lama 20 tahun, dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak sebesar Rp.8 miliar” ungkapnya

“Sementara pengguna ganja terancam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) ancaman dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima)-6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga)”imbuhnya

Adapun untuk pengguna obat-obatan keras terbatas, para pelaku bisa dijerat dengan pasal 196 to Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

” Para pelaku penggunaan obat keras terbatas bisa terancaman hukuman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 10 (sepuluh) tahun penjara” tandasnya

Kapolres juga menghimbau kepada warga untuk selalu waspada terkait maraknya penyebaran narkoba yang saat ini marak hingga ke pelosok desa di Subang

” Mari kita sama-sama awasi peredaran gelap narkoba dilingkungan tempat tinggal masing-masing dan segera laporkan ke kami jika menemukan adanya peredaran narkoba dilingkungan masyarakat ke no telpon 110″ pungkasnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here