Polsek Blanakan Berhasil Meringkus Pelaku Pembacokan Terhadap Mantan Istri “Yang Menolak Diajak Rujuk”

0
547

SUBANG – Setelah buron selama dua hari, Nursalim Pelaku pembacokan terhadap mantan istri di Blanakan, akhirnya berhasil diringkus oleh jajaran Kepolisian Polsek Blanakan. Pelaku berhasil diringkus oleh polisi, saat melintas di depan Mapolsek Blanakan Senin siang(17/5/2021)

Kabar tertangkapnya Nursalim Pelaku Pembacokan terhadap mantan istrinya tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Blanakan AKP. Aan Sukana

” Iya…benar Pelaku sudah berhasil diamankan saat melintas di depan Mapolsek Blanakan, Senin siang(17/5/2021) dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan” ujar Kapolsek Blanakan

Dikatakan Aan, Peristiwa penganiayaan yang dilakukan Nursalim tersebut terjadi pada Sabtu (15/05/21) pukul 00 : 30 WIB, di rumah korban yang bernama Carsem di Dusun Karangjaya RT 04 RW 04 Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang

” Menurut keterangan korban, sebelum melakukan penganiayaan, pelaku memaksa minta rujuk kepada korban, namun ditolak oleh korban” katanya

Tak terima dengan ucapan korban yang menolak diajak rujuk, membuat mantan suami (pelaku) jadi emosi

” Pelaku pun akhirnya membacok korban dan dengan sebuah parang, sehingga korban mengalami luka bacokan dibagian tangan” ucapnya

Usai membacok mantan istri, pelaku langsung kabur, dan korbanpun langsung dibawa ke klinik oleh pihak keluarga

” Alhamdulillah…korban masih bisa tertolong dan saat masih menjalani perawatan disalah satu klinik di Blanakan” imbuhnya

Selain berhasil meringkus Pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sebilah parang yang di pakai pelaku untuk membacok korban sehingga terluka parah dibagian tangan

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Blanakan dan terancam dijerat Pasal 351 ayat (1) dan (2) KUHP, yaitu melakukan tindak penganiayaan sehingga mengakibatkan korban menderita luka berat, dengan ancaman hukum maksimal 5 tahun penjara***

Ahya Nurdin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here