Selasa, Mei 11, 2021

Prajurit Yonif 743/PSY Cepat dan Tanggap Terhadap Dampak Bencana Alam Yang Melanda Wilayah Kupang NTT

SERING DIBACA

Tak Pandang Bulu Pengendara Moge Diputar Balik Di Pospam Tangkuban Perahu

Subang - Pos penyekatan Tangkuban Parahu  semakin memperketat penjagaan di perbatasan antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat . Satu...

Jas Merah Bang Ara Disambut Gembira di Dapil SMS

SUBANG- Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota DPR RI 3 Periode di Dapil SMS (Subang, Majalengka, Sumedang) Maruarar Sirait...

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak Dikolong Flyover Pamanukan

SUBANG - Sesosok mayat erempuan tanpa identitas ditemukan di kolong Flyover Pamanukan. Mayat perempuan tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa...

 

 

Pasukan Yonif 743/PSY melakukan proses evakuasi terhadap korban akibat cuaca ekstrim Badai Cyclon Tropis Seroja Senin (5/4/2021) dini hari disertai hujan & angin kencang memporakporandakan sebagian besar wilayah NTT khususnya kota Kupang.

Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Tunjung Setyabudi memerintahkan kepada satuan dibawah jajarannya agar melakukan bantuan dengan cepat dan tanggap terhadap warga sipil yang menjadi korban akibat cuaca ekstrim tersebut.

“Dalam kondisi kritis ini Prajurit TNI harus tampil dan berperan untuk membantu memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami dampak yang luar biasa” tegas Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Tunjung Setyabudi

Danyonif 743/PSY Letkol Inf Andi Lulianto mengatakan ini merupakan tugas mulia dan sudah menjadi kewajiban bagi prajurit TNI dimanapun berada untuk membantu masyarakat yang kesulitan

“ini adalah panggilan ibu pertiwi, dan sudah kewajiban kita dalam usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan saudara – saudara kita yang membutuhkan pertolongan, kerahkan semua yg kita mampu, laksanakan dengan ikhlas tanpa menghitung untung rugi” kata Andi dalam keterangan  pers tertulisnya.

Kegiatan kemanusiaan ini terus dilakukan Prajurit Yonif 743/PSY bersama bersinergi dengan warga dan berbagai instansi untuk membantu mempercepat pulihnya kondisi sosial ekonomi masyarakat kota Kupang yang menggunakan jalur distribusi perekonomian dari pelabuhan Tenau menuju Kota Kupang atau sebaliknya.

Kegiatan kemanusiaan juga dilakukan berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti pembenahan Tiang Sutet yang roboh akibat cuaca ekstrim di daerah Belo, Kec Maulafa yang menyebabkan aliran listrik padam di seluruh wilayah Kota Kupang dan Kab Kupang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU