Kamis, Juli 29, 2021

Ridwan Kamil: Varian Delta Sudah Masuk Ke Subang Dan 8 Daerah Lainnya di Jabar

SERING DIBACA

Hari Bakti TNI AU Ke 74, Lanud Suryadarma Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma melaksanakan bakti sosial Peduli Covid 19 dengan melaksanakan...

Peduli COVID19! Pia AG Lanud Suryadarma, Bagikan Masker Gratis di Wilayah Kalijati Subang

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma kembali melakukan aksi sosialnya dengan bagi-bagi masker kepada...

Danlanud Suryadarma Ikuti Upacara Hari Bakti TNI AU Secara Virtual

SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S.AB., didampingi Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Antonius Adi Nur...

SUBANG – . Berdasarkan hasil analisis terhadap data pengurutan genom utuh (whole genome sequencing/WGS). Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melaporkan, bahwa kasus virus COVID-19 varian delta sudah ditemukan di sembilan daerah di Jabar, Salah satu daerah tersebut diantaranya Kabupaten Subang.

“Dari varian delta, kita melakukan whole genome sequencing. Sudah ada di Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang dan Subang,” kata  Ridwan Kamil, dalam jumpa pers secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).

Dikatakan Ridwan Kamil, virus Corona varian Delta atau COVID-19 varian Delta. Jenis virus Corona varian baru ini diketahui lebih cepat menular dibandingkan jenis sebelumnya. COVID-19 varian Delta atau B.1.617.2 merupakan penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona yang telah bermutasi. Munculnya varian virus Corona baru ini pertama kali dilaporkan di India pada Desember 2020. Varian ini telah ditemukan di lebih dari 74 negara, termasuk Indonesia.

“varian delta menular lebih cepat dari jenis virus COVID-19 lainnya dan lebih mematikan dan juga cepat sembuhnya. Guna menekan penyebaran varian delta di Jabar, ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M” Katanya

“Virus SARS-Cov-2 atau virus Corona penyebab COVID-19 varian Delta diketahui lebih mudah dan cepat menular daripada varian virus Corona lainnya. Riset sejauh ini menyebutkan bahwa COVID-19 varian Delta memiliki tingkat penularan lebih tinggi hingga 40% dibandingkan virus Corona varian Alpha.”imbuhnya

Berdasarkan laporan yang diterima Kang Emil dari dari pihak Rumah Sakit Borromeus, virus varian delta ternyata sudah mencecar generasi muda.

“Varian delta sudah mendapati pasien muda berdasarkan laporan dari RS Borromeus. Tapi, cepat sembuhnya,” katanya.

Ridwan Kamil menghimbau kepada warga Jawa Barat agar tetap jaga kesehatan dan tegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dimanapun berada. Hal tersebut demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU