Selasa, Maret 9, 2021

Rumahnya Hancur Disapu Banjir, Warga Mulyasari Pamanukan Tidur Diatas Tanggul

SERING DIBACA

HUT Ke 19! GMBI Subang Tetap Fokus Perjuangkan Rakyat & Tingkatkan Kegiatan Sosial Kemasyarakatan

SUBANG - Menginjak usia ke-19, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) terus mengoptimalkan perjuangannya dalam menyerukan hak-hak masyarakat yang...

PUTUS CINTA BERUJUNG MAUT! Inilah Keterangan Sang Mantan Pacar Pelaku Gantung Diri

SUBANG - Aksi nekat Gantung Diri yang dilakukan oleh Ilham Warga Kampung Kananga Desa Pangsor Kecamatan Pagaden membuat miris...

Keren! Mantan Wartawan Pimpin PKB Subang

SUBANG - Musyawarah Cabang(Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang yang gelar di Hotel Nalendra,...

 

SUBANG – Banjir yang menerjang wilayah Pamanukan Kabupaten Subang menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga ibu Ade. Warga Dusun Pamugas Desa Mulyasari Kec.Pamanukan tersebut rumahnya hancur tersapu derasnya air, saat banjir menerjang Selasa(9/2/2021)

Akibat rumahnya yang hancur tersapu banjir, Ibu Ade bersama ibunya yang sudah lanjut usia harus tinggal di sebuah tenda di atas tanggul depan rumahnya yang hancur tersapu banjir

“Sejak banjir surut, saya bersama suami dan ibu tinggal di tenda dijalan atau tanggul, karena rumah sudah hancur tak bisa ditempati lagi” ujar Ade

Paska banjir, Ade mengaku hanya bisa meratapi rumahnya yang hancur tergerus air

” Tidak hanya rumah saya yang hancur, rumah ibu saya juga hanyut terbawa arus derasnya banjir yang menerjang wilayah Pamanukan pada Selasa 9 Februari lalu” ucap Ade

Dikatakan Ade, Tidak hanya rumahnya yang hancur dan rumah ibunya yang hanyut diterjang banjir, namun ratusan ternak bebeknya juga habis disapu banjir

” Usaha satu-satunya ternak bebek juga habis terbawa derasnya arus banjir, jumlahnya semuanya 400 ekor” ungkapnya

Ade berharap ada bantuan dari dermawan maupun pemerintah untuk membangun kembali rumahnya yang hancur tersapu banjir agar dirinya bisa kembali tinggal di rumah dengan nyaman seperti sebelum terjadi banjir

“Secara pribadi saya iklas menerima semua cobaan ini, namun saya juga berharap ada yang mau mengulurkan tangan baik dari pemerintah maupun dermawan untuk membangun kembali rumah saya yang hancur tersapu banjir” harap Ade

Ade juga berharap banjir bisa segera usai dan tidak ada banjir susulan yang bisa semakin menyengsarakan dirinya dan keluarga***

Ahya Nurdin

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU