Beranda Daerah H+2 Lebaran 2020, Ratusan Pengunjung Mulai Memadati Pantai Wisata Pondok Bali

H+2 Lebaran 2020, Ratusan Pengunjung Mulai Memadati Pantai Wisata Pondok Bali

1445
0

 

 

SUBANG – Memasuki H+2 Lebaran, ratusan Pengunjung mulai memadati Pantai Pondok Bali di Desa Mayangan Kec.Legonkulon Kab.Subang.Selasa(26/5/2020).

Kendati obyek wisata favorit di Pantura Subang tersebut ditutup demi mencegah penyebaran wabah Covid 19, namun warga tak menghiraukan adanya spanduk himbauan yang terbentang di gerbang pintu masuk pantai Pondok Bali

Berdasarkan pantauan Patimbannews.com, terlihat Para pengunjung bebas keluar masuk pantai tanpa ada petugas yang menjaga baik dari aparat desa setempat maupun muspika kecamatan Legonkulon.

Pengunjung yang umumnya warga lokal, semakin siang semakin banyak berdatangan ke area pantai wisata Pondok Bali yang saat ini tak bertuan tersebut

Wawan salah seorang pengunjung mengaku nekad berlibur ke pondok Bali demi mengisi liburan lebaran

” Kendatipun Wisata pondok Bali ini ditutup, namun warga masih bebas keluar masuk pantai, tak ada seorangpun yang jaga di pintu gerbang masuk pantai, sehingga membuat pengunjung bebas keluar masuk pantai” ujar Wawan

Wawan juga mengaku berlibur ke pondok Bali hanya untuk memanjakan anak yang ingin berenang di pantai

Sementara itu Ade seorang penyewa perahu mengaku, lebaran tahun ini pengunjung pantai pondok Bali tidak seramai tahun lalu

“Mungkin dampak Corona, jadi tidak seramai tahun lalu, selain itu sebenarnya wisata Pondok Bali ini di tutup namun karena tidak ada penjagaan jadi banyak warga yang bebas keluar masuk pantai pondok Bali” ungkap Ade

Berdasarkan pantauan patimbannews.com, selain dipadati pengunjung, terlihat ratusan orang juga banyak yang berenang di pantai, selain itu pedagang juga ramai menjajakan makanan di sepanjang bibir pantai, tak hanya itu banyak kendaraan pengunjung juga yang berplat nomor B dan E.

Sementara untuk kondisi air laut, terlihat agak surut, sehingga membuat warga semakin leluasa berenang di pantai Pondok Bali.

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini