Senin, April 19, 2021

Tiap Tahun Dilanda Banjir, Ketua DPD Golkar Desak Pemkab Subang Serius Tangani Banjir Pamanukan

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

 

SUBANG – Bencana banjir dinilai sudah menjadi langganan untuk wilayah Pantura Kabupaten Subang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang yang juga Ketua DPD Partai Golkar Subang Hj Elita Budiarti menegaskan harus dicari sumber penyebabnya.

Dia meminta Pemkab Subang harusnya jangan fokus obati dampaknya, harusnya cari penyakitnya lalu obati.

“Karena kalo kita obati dampaknya, hal ini akan menjadi aktifitas rutinan setiap tahun harus selalu kebanjiran, karena tidak dicari penyakitnya, hanya mengobati dampaknya saja. Jangan fokus pada pembangunan bendungan dan perbaikan tanggul saja,” ujar Elita usai menyalurkan bantuan bersama Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga, Kamis (11/02/2021).

Elita menyarankan selain membangun bendungan dan perbaikan tanggul, Pemkab Subang juga harus segera lakukan normalisasi sungai, karena sungai sekarang dangkal.

“Walaupun tanggul sudah diperbaiki dan bendungan sudah jadi, saya yakin itu tidak akan bertahan karena tidak kuat dengan derasnya aliran sungai yang dangkal. Jadi yang pertama, harus normalisasi sungai yang ada di Kabupaten Subang,” lanjutnya.

Kemudian lanjut Elita, masyarakat juga tidak boleh buang sampah sembarang dan membuat bangunan di atas sungai.

“Karena, banguna diatas sungai dapat menghambat aliran sungai karena sampah yang terjebak disitu. Saya melihat dengan mata saya sendiri di Pamanukan ini banyak sekali bangunan yang ada di atas sungai, ini salah satu yang mengakibatkan banjir,” tegas Elita.

Himbauan kepada Camat, Satpol PP dan petugas lainnya, untuk dapat mencegah warga yang membuat bangunan di atas sungai.

“Harusnya Camat atau siapa saja bisa menegur wargannya, tetapi menegurnya jangan pas sudah tinggal lama dibangunan itu, harusnya 1 hari bangunan itu dibangun, langsung lah di tegur, jangan pas sudah jadi, sudah tinggal lama disana, eh malah baru ditindak, itu tindakan yang kurang sigap,” tutup Elita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU