Sabtu, Juni 19, 2021

Tuntut Kades Mundur! Puluhan Warga Desa Anggasari Ontrog Kantor Desa & Segel Ruang Kerja Kades

SERING DIBACA

Covid-19 Meningkat! Dinkes Subang Akan Sulap RUANG BERSALIN di 17 Puskesmas Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Hari Ini Jumat(18/6/2021)! 238 Orang Warga Subang Terpapar Covid-19 & 5 Orang Meninggal Dunia.

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Pemkab Subang Kembali Berlakukan PPKM! Hajatan Maximal Dihadiri 50 Orang, Tempat Hiburan & Wisata Ditutup Sementara

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang terus meningkat di Bulan Juni 2021 ini. Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19...

 

SUBANG – Puluhan warga Desa Anggasari Kec. Sukasari Kabupaten Subang, Senin pagi (17/5/2021) mendatangi Kantor Desa Anggasari. Kedatangan puluhan warga tersebut diduga kesal dan kecewa atas kepemimpinan Kepala Desa Sukendi.

Di depan kantor desa, selain melakukan orasi menuntut Kades Sukendi mundur, juga memasang sejumlah kertas karton dan kardus bertuliskan dengan nada kekecewaan masyarakat atas kinerja kades.

Selain memasang sejumlah Kertas bertuliskan nada kekecewaan dan tuntutan kades mundur. Warga juga menyegel Ruang kepala desa dengan menggunakan kayu yang dipakukan ke kusen pintu ruang kepala desa.

Adapun tuntutan warga yang melakukan aksi demo di Kantor Kades Anggasari diantaranya:

1. Mobil Pemdes sebanyak 2 buah diduga mobil bodong,

2. Pungli Isbat Nikah Rp. 200 ribu per pasangan pengantin,

3. Dana PPKM 75.535.000 tidak diterapkan,

4. BLT DD untuk bantuan Covid-19 kepada masyarakat sebanyak 105 KPM belum direalisasikan

5. Pungli UMKM Rp.20.000 per orang

6. Perbaikan Kalen Asem pasca Banjir Rp.32.000.000 belum direalisasikan

7. Pengerasan Jalan Langensari Rp. 53.000.000, belum direalisasikan

8. Dana KUBE Rp.240.000.000 untuk 8 kelompok hanya direalisasikan Rp. 18.500.000 per kelompok ( Rp.11.500.000 diduga digelapkan Kades)


Kepada patimbannews.com koordinator aksi, Cecep mengungkapkan bahwa kedatangan warga ke Kantor Desa Anggasari untuk meminta kejelasan kepada Kades Sukendi

” Kades selalu menghilang tak mau menemui warga saat warga ingin mempertanyakan hak-hak masayarakat seperti BLT DD bantuan Covid ūüėā yang hingga kini belum direalisasi” ujar Cecep

Selain itu kata Cecep, banyak anggaran program pembangunan infrastruktur dan juga sampai saat ini belum direalisasikan.

” Beberapa anggaran pembangunan tahun 2020 hingga saat ini tak direalisasikan” tandasnya

Dalam aksi tersebut, warga minta kades merealisasikan secepatnya anggaran pembangunan yang belum di realisasikan,

“Begitu juga dengan BLT DD bantuan Covid dan Dana PPKM mikro yang tak ada kegiatan sosialisasi apapun baik pembagian masker atau bantuan untuk korban Positif Covid-19 juga tidak ada” Katanya.

Aksi warga tersebut berlangsung damai dalam pengawalan petugas Kepolisian dari Polsek Pamanukan dan Satpol PP Kecamatan Sukasari.

Puluhan warga juga berjanji, jika tuntutannya tidak segera direalisasi, warga akan kembali menduduki kantor desa Anggasari.

Sementara, berdasarkan pantauan dilapangan, selama berlangsungnya aksi demo, Kades Anggasari Sukendi tak menunjukkan batang hidungnya.

Ahya Nurdin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU