Uji Coba Perdana, Kapal PELNI Sandar di Pelabuhan Patimban

0
189
KM Gunung Dempo bersandar di Pelabuhan Internasional Patimban

 

SUBANG –  PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) sebagai perusahaan pelayaran dan logistik maritim siap untuk mendukung pengoperasian Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan bongkar muat di wilayah Jawa Barat. Pada uji coba perdananya, Kapal Motor Gunung Dempo milik PT PELNI sukses bersandar di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat pada Kamis (24/6).

Percobaan sandar perdana KM Gunung Dempo di Pelabuhan Patimban dihadiri oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI O.M Sodikin, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, bersama sejumlah pemangku kepentingan kepelabuhanan lainnya.

Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Opik Taufik mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba ini dilakukan dalam rangka mendukung aktivitas perekonomian daerah serta meningkatkan produktivitas Pelabuhan Patimban.

Opik mengungkapkan, KM Gunung Dempo dipilih untuk masuk ke Patimban karena kapal penumpang tipe _passanger container_ ini dapat mengangkut muatan kontainer paling banyak diantara kapal PELNI lainnya.

“KM Gunung Dempo mampu mengangkut hingga 98 TEUs, jauh lebih besar dibanding daya angkut kontainer di kapal PELNI lainnya yang hanya berkapasitas antara 22 TEUs hingga 67 TEUs,” ungkap Opik.

Selama masa uji coba, Kementerian Perhubungan selaku regulator meminta PELNI yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan BUMD setempat agar mengkhususkan KM Gunung Dempo untuk melayani angkutan barang dari dan ke Pelabuhan Patimban. Dengan masuknya kapal PELNI di Pelabuhan Patimban diharapkan dapat meningkatkan pengiriman muatan menuju wilayah Timur Indonesia.

“Kami berharap para pelaku industri dapat memanfaatkan kapal PELNI sebagai sarana untuk mendistribusikan hasil produksi sehingga dapat memperluas jangkauan pasarnya,” tambah Opik.

Selain itu dengan masuknya kapal PELNI di Pelabuhan Patimban dapat memberikan alternatif kepada shipper dalam pengiriman barang.

“Kini para shipper yang berasal dari Jawa Barat tidak perlu lagi memuat barangnya melalui Pelabuhan Tanjung Priok bisa langsung melalui Pelabuhan Patimban sehingga dapat menekan biaya pengiriman dan efektifitas waktu pengiriman shipper. Terlebih kapal PELNI juga memiliki jadwal yang tetap dan teratur,” terangnya.

KM Gunung Dempo dijadwalkan akan kembali melakukan sandar di Pelabuhan Patimban pada 8 Juli 2021 mendatang. Kapal ini merupakan satu dari 26 kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT PELNI (Persero) dengan rute Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Sorong – Manokwari – Wasior – Nabire – Jayapura (PP). KM Gunung Dempo dapat memuat sebanyak 58 dry container dan 40 reefer container.

Hingga Mei 2021, Perusahaan mencatat bahwa kapal penumpang PELNI telah membawa total muatan kontainer sebesar 4.506 TEUs. Dimana KM Gunung Dempo telah menyumbang muatan kontainer sebesar 766 TEUs.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 kapal khusus ternak.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here