Minggu, April 18, 2021

Untuk Menjamin Keamanan Data, Penerima Vaksin Akan Dapatkan SMS Pemberitahuan

SERING DIBACA

Blusukan Ke Pasar Malam Kapolsek Subang Himbau Patuhi Prokes Covid 19

  Subang -Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah beserta jajaran melaksanakan Kegiatan Edukasi tentang wajib menggunakan Masker, Cuci Tangan menggunakan Sabun,...

Ciptakan Kamtibmas Jajaran Polres Subang Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan( KRYD)

  Subang - Berdasarkan arahan dari Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto Jajaran Polres Subang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan...

Polres Subang Gelar  Bakti Sosial Ops Keselamatan Berkendara Lodaya 2021.

  Subang-Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto turun langsung pimpin kegiatan Bakti Sosial Keselamatan Pengendara ops Lodaya 2021 di Pos...

Jakarta – Pemerintah memastikan keamanan data calon penerima vaksin Covid-19. Akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS ke calon penerima vaksin.

Hal itu menyusul skema verifikasi dan registrasi yang diawali dengan pemberitahuan melalui pesan singkat atau SMS-blast dari Kementerian Kesehatan kepada seluruh calon penerima vaksin. Pengiriman SMS itu sudah dimulai sejak Kamis (31/12) lalu.

Merespons kekhawatiran masyarakat terkait keamanan data pribadi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa keamanan data masyarakat terjamin.

“Pengelolaan data penerima vaksin pun mengacu pada Keputusan Menteri Kominfo nomor 253 tahun 2020 serta Keputusan Menteri Kominfo nomor 171 tentang Aplikasi Pedulilindungi,” ujar Nadia, di lansir dari Republika.co.id

Hal ini untuk memastikan bahwa perolehan data pribadi termasuk data kependudukan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.  Kemudian, data pribadi dilengkapi dengan sistem kemanan sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ketiga, data pribadi tidak dapat digunakan untuk keperluan selain penanganan Covid-19,” kata Nadia dalam keterangan pers di kantor presiden yang di lansir di Republika.co.id, Senin, (4/1/2021).

SMS-blast dari pemerintah hanyalah langkah awal dari verifikasi calon penerima vaksin Covid-19. Setelah menerima pesan singkat, ternyata masih ada verifikasi dan registrasi yang perlu dilakukan oleh kelompok prioritas vaksinasi.

Nadia menjelaskan bahwa proses registrasi vaksinasi oleh kelompok prioritas terdiri dari dua tahap. Pertama, seluruh sasaran vaksinasi akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim: PEDULICOVID.

Selanjutnya, penerima pesan sekaligus calon penerima vaksin harus melakukan verifikasi dan registrasi ulang melalui sejumlah kanal, salah satunya aplikasi ‘pedulilindungi’ atau situs pedulilindungi.id. Registrasi ulang ini dilakukan untuk memastikan status kesehatan calon penerima vaksin serta pemilihan jadwal dan lokasi vaksinasi.

“Untuk daerah dengan kendala jaringan maka proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid di kecamatan,” jelas Nadia.

Hal ini Nadia menambahkan, proses registrasi itu penting karena pemerintah perlu melakukan screening terhadap seluruh calon penerima vaksin terkait penyakit penyerta yang diderita dan memastikan domisili. Verifikasi pun dilakukan secara sederhana melalui sejumlah pertanyaan yang dikonfirmasi oleh calon penerima vaksin.

“Verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan registasi ulang akan dilakukan oleh Stagas Penanganan Covid-19 di kecamatan. Kami akan mengumumkan kemudian untuk alur yang lebih detail,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Blusukan Ke Pasar Malam Kapolsek Subang Himbau Patuhi Prokes Covid 19

  Subang -Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah beserta jajaran melaksanakan Kegiatan Edukasi tentang wajib menggunakan Masker, Cuci Tangan menggunakan Sabun,...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU