Viral Banjir Dadakan di Ciater! Ternyata Penyebabnya Drainase Tersumbat Sampah

0
19

BANDUNG – Hujan Deras mengguyur Ciater pada hari Kamis 13 Oktober 2021 membuat ruas jalan sekitar mengalami banjir. Kabar di media sosial menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat adanya beberapa bagian di Kebun Ciater yang beralih fungsi menjadi tempat wisata.

Namun faktanya berdasarkan hasil investigasi dari Tim Kebun Ciater dan Tim BPBD Subang, terjadinya banjir dadakan tersebut  akibat saluran air  atau drainase tersumbat oleh sampah yang dibuang tidak pada tempat yang seharusnya.

Setelah dilakukan pengecekan ke saluran drainase, ternyata banyak sampah dan kayu yang menghalangi jalur air. Material yang menutupi saluran tersebut, dibersihkan secara gotong royong oleh Tim Kebun Ciater, BPBD Kabupaten Subang, Babinsa Kecamatan Ciater dan Mitra PT Candisukuh Ciater.

Hujan lebat kembali terjadi lagi keesokan harinya, dan tidak nampak genangan di jalan raya karena telah dilaksanakan pembersihan drainase.

Manager Kebun Ciater Yanyan Cahyana atau yang akrab disapa Abah Yanyan mengungkapkan, Sebenarnya sudah terjadi 2 kali kejadian meluapnya air ke jalan sekitar nagrog (dekat proyek wisata PT Candi Sukuh), pihak Kebun Ciater pun sdh mendapat laporan terkait hal tersebut baik dari masyarakat maupun dari Camat Ciater, namun saat itu kami belum dapat menemukan sumber dari luapan tersebut, dan baru setelah kejadian banjir hari rabu 13 Oktober 2021, keesokan harinya kami cek bersama-sama dengan muspika, petugas BPDB Kab Subang dan pihak mitra PT. Candi Sukuh,

“Ditemukan sumber luapan air berasal dari gorong-gorong yang berada di sebrang jalan proyek Candi Sukuh setelah diperiksa tersumbat oleh berbagai material sampah antara lain plastik, kayu dan batu” ujar Yanyan

Setelah dibersihkan kamis pagi (14 /10/2021), dan terjadi hujan lebat sore harinya kami cek ke lapangan, tidak terjadi lagi banjir dadakan

“Alhamdulillah! saluran air berfungsi dengan baik dan tidak ada lagi luapan air ke jalan, mudah2an tidak terjadi lagi ke depannya” Kata Yanyan

Pada  hari Jumat (15/10/2021) kami dari Tim Kebun Ciater bersama Mitra PT. Candi Sukuh dan Muspika Kecamatan Ciater akan melakukan gotong royong membersihkan sisa-sisa sampah eks banjir tersebut

“Sebaiknya untuk menyikapi kejadian bencana alam semua pihak harus melakukan mitigasi terlebih dahulu jangan asal tuduh tanpa di cek kebenarannya terlebih dahulu, seperti kejadian banjir yang terjadi di wilayah kebun Ciater pada Rabu malam (13/10/2021) banyak yang upload di media sosial memberitakan bahwa kejadian banjir akibat terjadinya pembabatan hutan dan adanya proyek yang dikerjakan di areal Kebun Ciater.

“Tapi ternyata setelah dilakukan investigasi, ternyata  itu tidak benar, kejadian meluapnya air ke jalan murni disebabkan saluran drainase (gorong-gorong) yang berada di sebrang bagian atas proyek Candi Sukuh tidak berfungsi karena tersumbat sampah plastik rumah tangga dan material lainnya” ucapnya

Setelah dilakukan pembersihan drainase berfungsi kembali dan saat ada hujan sore harinya tidak terjadi lagi kejadian banjir tersebut

“Penggunaan beberapa titik di Perkebunan Ciater menjadi tempat wisata sudah melalui kajian dan perijinan dari Dinas terkait”, ungkapnya

Yanyan berharap, Kejadian banjir ini menjadi pengingat untuk kita agar lebih menjaga kebersihan bumi ini dengan tidak membuang sampah maupun material lainnya ke sungai maupun gorong-gorong saluran air, karena bencana alam yang tidak kita inginkan dapat terjadi saat memasuki musim penghujan***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here