Waduh! Audiensi Kades Anggasari & Warga Diwarnai Kericuhan

0
280
Foto: Kades Anggasari, Sukendi meluapkan kekesalan dan emosinya terhadap Sudarma, akibat ucapannya yang tak mengenakan dan merendahkan Kades/ Foto:Ahya Nurdin

SUBANG – Puluhan warga Desa Anggasari Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang menggelar Audiensi bersama Kepala Desa Anggasari. Audiensi tersebut mempertanyakan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran. Audiensi di gelar di Aula Desa Anggasari. Kamis(11/11/2021)

Dalam audiensi tersebut sempat terjadi kericuhan dan hampir terjadi adu Jotos. Beruntung berkat kesigapan pihak kepolisian dari Polsek Pamanukan, kericuhan dalam audiensi tersebut tak berlanjut.

Kericuhan dalam audiensi tersebut berawal dari ketidakpuasan warga terhadap penjelasan Sukendi selaku Kades Anggasari.

Salah seorang warga yang tidak puas dengan pernyataan Kades, menyebut ” Kades Otaknya Tak dipake di Kepala Melainkan di Dengkul” ucap Sudarma Mantan Kades Desa Anggasari, yang tak lain merupakan lawan politik saat Pilkades 2019 lalu.

Mendengar pernyataan Sudarma, Kades Sukendi tak terima dan langsung emosi dengan suara keras mendekati Sudarma. Beruntung sempat di rerai oleh aparat kepolisian Polsek Pamanukan sehingga tak sempat terjadi adu jotos

Dalam kericuhan tersebut, kedua belah pihak terjadi aksi adu mulut bahkan kades dan pendukungnya sempat melontarkan kata-kata tentang kebobrokan Sudarma selama memimpin desa.

Setelah sempat dilerai oleh pihak kepolisian, Audiensi pun dilanjutkan sampai selesai dan berakhir damai. Kedua belah pihak yang sempat ricuh akhirnya saling meminta maaf.

Dalam Audinsinya dengan warga, Sukendi Kades Anggasari mengelak telah melakukan penyalahgunaan anggaran.

“Saya sudah menyalurkan BLT DD COVID-19 sesuai prosedur kepada yang berhak” ucapnya

Sementara terkait Mobil Siaga Desa yang dituduhkan warga di jual oleh Kades, Sukendi membantah dengan tegas

” Mobil siaga desa itu aset desa bukan milik saya pribadi, saya tak pernah menjualnya” tegas Sukendi

“Mobil Siaga Desa, ada dibengkel sedang diperbaiki karena mengalami kerusakan yang cukup parah” imbuhnya

Sementara terkait proyek pengadaan air bersih di RT 09 di Dusun Langgensari, Sukendi juga membantah dan tak tahu menahu soal proyek pengadaan air bersih

” Proyek pengadaan air bersih itu proyek PUPR dengan penunjukan langsung kepada pemborong atau Pelaksana proyek, tidak melalui pemerintah desa Anggasari” tuturnya

“Jika belum jelas terkait masalah proyek pengadaan air bersih, warga silahkan datang ke Dinas PUPR tanyakan langsung berapa besar anggaran, pemegang proyeknya siapa?. Karena pihak desa tak bisa menjawab terkait proyek tersebut, karena itu proyek Dinas PUPR” ucapnya

Sementara terkait saat audinsi dengan warga tadi terjadi kericuhan antara dirinya dengan warga. Kades Sukendi memohon maaf kepada warga

“Saya atas nama pribadi dan warga Anggasari memohon maaf atas kericuhan yang terjadi tadi. Kericuhan terjadi karena terpancing emosi ada kata-kata yang kurang pantas dan tak mengenakan diutarakan warga” pungkasnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here