Senin, April 19, 2021

Waduh! Bupati Subang Keluarkan SURAT EDARAN Larang Hajatan & Aksi Unjukrasa

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

 

SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat kembali mengeluarkan Surat Edaran yang berisi himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang agar lebih meningkatkan penegakan Protokol Kesehatan Covid-19, Mengingat kasus Covid-19 di Subang kembali meningkat tajam.

Salah satu kasus terbaru adalah 8 orang Tenaga medis Puskesmas Binong yang Positif Covid-19. Sehingga terpaksa Puskemas tersebut di tutup untuk sementara.

Dalam Surat Edaran Nomor : KS.01/3445/Kesra yang dikeluarkan pada tanggal 20 Nopember 2020, Bupati Subang H.Ruhimat meminta seluruh masyarakat Kabupaten Subang

1. Menegakan secara konsisten Protokol Kesehatan Covid-19, untuk mencegah Covid-19, Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Subang dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan yang berpotensi melanggar Protokol Kesehatan Covid-19

2. Memerintahkan kepada seluruh Camat di Kabupaten Subang, agar bersama-sama Muspika lainnya seperti Jajaran Polsek dan Koramil, untuk tetap proaktif melaksanakan razia atau operasi yustisi penegakan protokol Kesehatan Covid-19 dan tidak hanya bersikap responsif atau reaktif.

3. Membatasi, mencegah, dan atau menunda kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat, seperti :

a.Kegiatan/event seperti Hiburan olahraga, pentas seni budaya.

b. Hajatan/resepsi pernikahan atau khitanan cukup dihadiri oleh keluarga inti dan tidak mengundang banyak orang/menyebar undangan

c. MembatasibPenggunaan fasilitas umum, kuliner, pertokoan toko modern, destinasi wisata, pasar tradisional, dan pelayanan publik atau swasta

d. Aksi Demontrasi/unjuk rasa diganti dengan kegiatan audiensi dengan jumlah terbatas dan tetap menegakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

e. Kegiatan pencegahan dengan cara yang humanis dan dapat dilakukan tindakan ” pembubaran kerumunan” yang dilakukan secara tegas, terukur sebagai upaya penegakan hukum terakhir oleh aparat penegak hukum dan unsur terkait

Bupati Subang menegaskan Surat Edaran tersebut agar ditaati dan ditegakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Subang dan  aparatur Pemerintah mulai tingkat desa serta aparat penegak hukum di seluruh kabupaten Subang.

Surat Edaran Bupati Subang tersebut Mulai berlaku sejak dikeluarkan tanggal 20 Nopember 2020. Surat edaran tersebut di buat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Subang yang saat ini kembali meningkat tajam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU