Waduh! Prostitusi Online & Hubungan Sesama Jenis Makin Marak di Subang

0
513
Foto: Suasana Diskotik May Way Pantura Kecamatan Sukasari Kab.Subang

 

SUBANG-Peringatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember, sebagai pengingat bagi Pemerintah maupun masyarakat akan bahaya HIV/AIDS Terlebih dimasa Pandemi Covid-19 saat ini, penyebaran HIV/AIDS cenderung meningkat. Hingga akhir Nopember 2020, Warga Subang yang positif HIV/AIDS mencapai 2.260 Orang.

” Peningkatan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Subang menjadi keprihatinan buat kita semua, baik masyarakat maupun pemerintah, karena Kasus HIV/AIDS di Subang sendiri masuk peringkat ke 6 di Jawa Barat” ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Subang, dr.Maxi kepada patimbannews.com Selasa siang(1/12/2020)
Tingginya kasus Positif HIV/AIDS di Subang saat ini, banyak sekali faktor penyebabnya diantaranya penggunaan jarum suntik narkoba, maraknya lokalisasi prostitusi seperti di wilayah Pantura dan hubungan sesama jenis serta prostitusi online

” Prostitusi Online dan Hubungan sesama jenis yang saat ini sedang ngetrend menjadi penyumbang terbesar kasus Positif HIV/AIDS” Kata dr. Maxi

Dikatakan Maxi, hubungan sesama jenis baik laki-laki dengan laki-laki atau Gay serta perempuan dengan perempuan atau lasbi saat ini marak di Kabupaten Subang

” Hubungan sesama jenis banyak ditemukan dikalangan karyawan pabrik dikawasan Purwadadi Cipeundeuy dan daerah-daerah industri yang banyak memperkerjakan kaum hawa” ucapnya

Selain itu, Dikatakan Maxi, saat ini di Subang juga sedang marak prostitusi online khususnya di Subang kota

“Banyak transaksi seks bebas dilakukan via media sosial seperti WA atau Me Chat dan seks bebas tersebut dilakukan di hotel-hotel atau penginapan bahkan rumah pribadi” Ungkapnya

Adapun untuk penyebaran HIV/AIDS tertinggi di Subang ada dikawasan Kota Subang dan Pantura Subang

“Di Subang kota banyak transaksi seks atau prostitusi online dan pengguna jarum suntik, sementara di Pantura banyak transaksi sek terselubung seperti di warung remang-remang kawasan Janem, dan trungtum” paparnya

Demi menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Subang, dr. Maxi mengajak masyarakat untuk sama-sama memutus mata rantai penyebaran Virus mematikan yang belum ada obatnya tersebut

” Cara memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS yakni dengan tidak melakukan seks bebas, setia pada pasangan, tidak melakukan hubungan sesama jenis dan tidak menggunakan jarum suntik narkoba” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here