Warga Terancam Kehilangan Mata Pencaharian Akibat Pembangunan Kawasan Industri Surya Cipta

0
178

 

SUBANG – Pembangunan Kawasan Industri Subang Smartpolitan yang berdiri di 5 desa di dua kecamatan yakni Desa Wantilan, Kosar, Sawangan Kecamatan Cipeundeuy dan Desa Pringkasap serta Desa Karanghegar Kecamatan  Pabuaran tersebut, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi warga masyarakat setempat.

Selain kehilangan mata pencaharian akibat lahannya tergusur oleh pembangunan kawasan Industri, bisa memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sekitar

Subang Smartpolitan merupakan kawasan industri terbesar di Jawa Barat tersebut, dengan luas areal sekitar 4.000 hektar. Tahap Pembebasan tanah sudah sekitar 80 persen.

Terkait pembangunan kawasan Industri milik Surya Cipta tersebut, sejauh ini belum ada kejelasan baik terkait AMDAL, rekrutmen tenaga kerja, Konpensasi warga terdampak, serta kontribusi terhadap kesejahteraan dan pembangunan masyarakat desa terdampak pembangunan Kawasan Industri Surya Cipta yang diberi nama Subang Smartpolitan.

Minimnya komunikasi stakeholder terkait baik itu dari pihak Surya Cipta maupun pemerintah, membuat masyarakat jadi gelisah tak menentu dan akhirnya harus mengadu ke wakil rakyat

Tiga kepala desa yakni Kades Watilan, Kosar dan Sawangan Kecamatan Cipeundeuy mengadu ke DPRD Subang. Dalam audiensina dengan wakil rakyat para kades tersebut mengeluhkan tak ada kejelasan maupun sosialisasi terkait pembangunan kawasan Industri Surya Cipta

“Kami ingin meminta kejelasan baik dari Pemkab Subang maupun Pihak Surya Cipta terkait AMDAL, rekrutmen tenaga kerja, kompensasi bagi warga yang lahannya tergusur dan kehilangan mata pencaharian serta, serta komitmen pihak perusahaan Surya Cipta terkait pembangunan kesejahteraan warga masyarakat setempat” ujar Komarudin, Kades Wantilan

Selama ini tak ada komunikasi maupun sosialisasi terkait pembangunan kawasan Industri Surya Cipta kepada masyarakat terdampak

“Komunikasi dan sosialisasi terkait pembangunan Surya Cipta sama sekali tak ada baik dari pihak Pemkab maupun Perusahaan Surya Cipta” ucapnya

Para kades tersebut juga meminta wakil rakyat untuk mendorong pihak terkait untuk duduk bersama dengan warga terdampak

” Kita ingin tahu komitmen perusahaan seperti apa buat masyarakat setempat, karena selama ini tak ada komunikasi maupun sosialisasi baik dari Pemkab maupun pengembang Surya Cipta kepada warga terdampak” ucapnya

Sementara pihak DPRD Subang berjanji akan menyampaikan keluhan warga dan kades kepada pemerintah dan stakeholder terkait serta pihak pengembang Surya Cipta

” Kita akan sampaikan ke Pemkab maupun pihak Surya Cipta untuk segera mensosialisasikan terkait pembangunan kawasan industri agar ada kejelasan kepada masyarakat baik itu komitmen perusahaan, Konpensasi yang akan diberikan kepada warga terdampak sehingga warga tak khawtir akan dampak pembangunan kawasan industri” ujar Masroni dari Fraksi Gerindra DPRD Subang

Ahya Nurdin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here