Sabtu, Juni 19, 2021

Wooow Keren! Sisingaan Subang Goes To UNESCO

SERING DIBACA

Covid-19 Meningkat! Dinkes Subang Akan Sulap RUANG BERSALIN di 17 Puskesmas Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Hari Ini Jumat(18/6/2021)! 238 Orang Warga Subang Terpapar Covid-19 & 5 Orang Meninggal Dunia.

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang dari hari ke hari di bulan Juni 2021 terus meningkat signifikan. penambahan...

Pemkab Subang Kembali Berlakukan PPKM! Hajatan Maximal Dihadiri 50 Orang, Tempat Hiburan & Wisata Ditutup Sementara

  SUBANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang terus meningkat di Bulan Juni 2021 ini. Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19...

Sisingaan Subang Akan Masuk UNESCO jadi warisan Seni Budaya Dunia/ foto: Ahya Nurdin

SUBANG – Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat mengikuti acara Sisingaan Goes to UNESCO di Halaman Wisma Karya, Subang, Kamis, (05/11/2020).

Seni sisingaan merupakan kesenian khas Subang yabg telah lama dipelihara dan sering digunakan dalam acara-acara besar seperti hajatan dan khitanan di Kabupaten Subang.

Selain menjadi pertunjukan hiburan bagi masyarakat, sisingaan juga memiliki makna sejarah yang kuat dan mengandung nilai-nilai luhur yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut mendorong pentingnya sisingaan untuk diperkenalkan dengan baik kepada para generasi muda dan juga di kancah internasional.

Leni Resnawati seorang guru bahasa Inggris di SMP Negeri Ciasem yang juga menjadi salah satu guru berprestasi berjuang membawa sisingaan agar menjadi kesenian yang diakui oleh UNESCO.

Dalam prosesnya, Leni turut didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan berkolaborasi dengan Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU).

“Kita meminta dukungan dari pemerintah Kabupaten Subang dan dinas-dinas terkait agar upaya ini dapat berjalan sesuai harapan,” ujranya.

Kang Jimat dalam sambutannya mendukung dan mengapresiasi upaya membawa sisingaan ke kancah Internasional melalui UNESCO ini.

“Saya merasa bangga kepada Ibu Leni dan tim yang terus berusaha mewujudkan itu semua. Pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung semaksimal mungkin agar hal tersebut dapat tercapai,” ucapnya.

Kang Jimat sedikit bercerita bahwa dahulu di masa kecilnya sisingaan telah menjadi ciri khas kebudayaan masyarakat Subang. Kini pihaknya yakin kesenian sisingaan dapat dikenal oleh masyarakat internasional.

Dengan segala nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam kesenian sisingaan, Kang Jimat berharap sisingaan bisa dikaji agar segera dibuatkan Pergub dan dapat menjadi ekstrakurikuler maupun kurikulum muatan lokal.

“Saya menginginkan seluruh masyarakat Subang yang memiliki prestasi dan berdampak pada kemajuan Subang untuk terus didukung dan diberikan penghargaan setinggi-tingginya,” kata bupati.

Pada kesempatan itu juga Kang Jimat dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara diberikan kesempatan untuk menaiki sisingaan sebagai simbolik bahwa pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung pengembangan seni budaya yang ada, salah satunya sisingaan.

Advertorial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU